web counters 3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas - Resi.co.id

3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas

3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas

Resi.co.id – Hallo sobat semuanya ketemu lagi nih sama admin yang selalu setia berbagi informasi-informasi terbaru untuk kalian. Nah, pada kesempata kali ini admin akan membahas informasi mengenai 3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas.

Untuk kalian yang saat ini sdang mencari informasi mengenai hal 3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas ini, maka kalian tidak usah risau karena dengan adanya admin disini, maka admin akan berbagi informasinya kepada kalian.

Berikut informasinya mengenai 3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas akan admin bahas untuk kalian semuanya di bawah ini.

3 Alasan Untuk Investasi Perak Dibandingkan Emas

Sejak boomingnya trading secara online, banyak sekali orang yang mempertanyakan apakah emas (XAU) memang sudah ada pada harga yang sebenarnya, masih overvalued, atau sudah undervalued.

Seorang fund manager pesrusahaan investasi yang sangat besar bisa memperkirakan bahwa harga emas per awal Maret 2014 yang sekitar USD 1,340 per troy ounce masih overvalued, dan trend pergerakan XAU/USD masih akan cenderung bearish kecuali laju inflasi naik dengan sangat cepat.

Seorang analis dari investing.com akan lebih merekomendasikan untuk investasu dalam perak (XAG) dibandingkan dengan emas.

Perak juga telah mempunyai karakteristik yang serupa dengan emas, selain sebagai pelindung inflasi dan sudah dianggap sebagai salah satu asset safe haven.

Menurut analisis ini, bahwa perak mempunyai karakteristik tersendiri yang menjanjikan kenaikan harga logam tersebut di masa akan mendatang.

1. Perak Banyak Digunakan dalam Industri

Perak berbeda dengan emas yang secara luas sudah digunakan sebagai salah satu alat investasi, sebagain besar bahwa perak telah diguanakan untuk keperluan industri.

Pada tahun 2013, sebesar 54% dari total permintaan perak akan datang dari sektor industri. Sebagian besar diantaranya merupakan permintaan dari salah satu industri elektronik dan fabrikasi.

Dengan meningkatnya aktifikas ekonomi global, terutama di sektor manufaktur, maka permintaan perak untuk industri elektronika, elektrik dan kimia kini diperkirakan akan terus naik.

Belum lagi dengan cepatnya pertumbuhan produksi photovoltaic solar panel yang akan menggunakan perak sebagai salah satu komponen utamanya.

Di negara China, produksi photovoltaic solar panel akan naik dua kali kipat setiap tahunnya sejak tahun 2003. Penggunaan untuk produk ini saja bisa membuat permitaan sekitar 15 juta ounce perak setiap tahunnya.

2. Ketersediaan Perak Lebih Sedikit 

Meskipun di bumi kandungan perak 17.5 kali lebih banyak darpada kandungan emas. Akan tetapi, ketersdiaan perak jauh lebih sdikit dibandingkan dengan emas.

Hal tersebut disebabkan karena lebih dari 90% produksi perak dtujukan untuk konsumsi sektor industri. Di samping itu, produksi tambang perak saat ini tidak mampu mempenuhi kebutuhan permintaan yang terus membumbung.

Pada tahun 2013, meskipun produksi tambang perak akan naik 3.5% dibandingkan pada tahu 2012. Namun, hanya mampu mempenuhi 76% permintaan perak secara fisik pada tahun tersebut.

Pertumbuhan perusahaan tambang perak memang tidak secepat dengan naiknya permintaan, Sehingga akan diperkirakan harga perak akan cenderung naik. Hal ini telah menyebabkan volatilitas pergerakan harga perak akan lebih tinggi daripada emas.

3. Gold-to-Silver Ratio yang Makin Tinggi

Semenjak harga emas telah berhenti really dan mulai merosot pada awal tahun 2013, kini harga perak juga ikut merosot. Ketika harga emas turun 31% dari harg tertingginya USD 1,873.70 per troy ounce, harga perak turun 58% dari harga tertingginya USD per troy ounce.

Gold-to-Silver Ratio yang telah mengukur perbandingan berapa ounce perak yang telah dibutuhkan untuk 1 ounce emas terus mengalami kenaikan dari sebelumnya yang rata-rata 47 ounce saat ini 63 ounce.

Dengan demikian, angka korelasi antara harga emas dan harga perak telah turun, dengan hasil: harga perak saat ini akan lebih murah dari sebelumnya.

You May Also Like

About the Author: Duda Muda

Leave a Reply

Your email address will not be published.