Kisah orang Jerman bule yang menikah dengan pria Indonesia mengungkapkan bagaimana rasanya tinggal bersama mertua

Kisah cinta pria bule Jerman yang menikah dengan pria Indonesia menjadi fokus perhatian. Wanita bernama Viola menikah dengan mantan pekerja kantoran (OB) bernama Agus.

Setelah menikah, pasangan dari berbagai negara ini biasanya berbagi kehidupan melalui jejaring sosial. Belum lama ini, seorang bule asal Jerman berbagi kehidupan dengan mertuanya.

Dengan unggahan terbarunya yang berjudul “Terasa seperti tinggal bersama mertua di sebuah rumah di Indonesia”, pria bule ini memperlihatkan kemesraan dengan kerabatnya.

Contohnya saat Viola diajak membeli sayur dari warung dan memasak masakan Indonesia.

Saat berbelanja sayur di kios, Viola juga mengungkapkan kekagumannya karena tidak melihat kios di Jerman.

“Bagi saya, itu aneh, karena di rumah ada toko sayur kecil,” ujarnya saat dimintai keterangan berbelanja di kios.

Viola juga menunjukkan momen saat mertuanya mengajarinya memasak air seni. Di sana, bule Jerman ini tampak membantu memotong lobak menjadi bulir-bulir panjang.

Tak hanya itu, Viola juga menceritakan bahwa dirinya tidak terbiasa bangun pagi atau berbelanja setiap hari selama berada di Jerman.

“Biasanya di Jerman kami tidak bangun jam lima pagi. Di Jerman kami memasak, tetapi kami tidak membeli bahan setiap hari.”

“Biasanya kami beli seminggu sekali atau dua kali. Kami simpan di lemari es atau ruang penyimpanan,” jelasnya.

Viola juga tidak terlihat risih saat menghabiskan waktu belajar memasak urap bersama mertuanya. Sebaliknya, dia banyak berbicara dengan ibu mertuanya dan mengajukan pertanyaan.

Pria berkebangsaan Jerman bule ini juga mengungkapkan bahwa pengalaman memasak bersama keluarganya merupakan hal yang menarik baginya. Ditambah lagi, dia berbagi suka duka hidup dengan mertuanya di Indonesia.

“Bagaimana perasaanmu ketika aku tinggal dengan mertuaku? Itu bagus untukku karena mereka banyak membantu dengan anak-anak dan makanan,” kata Viola.

Pasangan ini diketahui memiliki dua orang anak. Viola juga mengatakan bahwa orang tua di Indonesia berbeda dengan di Jerman.

“Berbeda di Jerman, orang tua lebih sibuk dan di keluarga sendiri, mereka mengurus anak-anak di setiap pekerjaan.”

“Tapi di sini orang tua lebih bebas dan punya waktu, dan itu normal bagi kami untuk membantu dalam keluarga dan dengan anak-anak.”

Saat berbicara tentang pro dan kontra hidup dengan menantu, Viola mengatakan dia mencoba untuk terbuka dan menekankan pentingnya berhubungan dengan menantunya di Indonesia.

“Mungkin harus lebih terbuka pikiran dan tidak menimbulkan masalah dan terlalu banyak bicara. Yang terpenting bisa saling menghormati dan jujur ​​serta angkat bicara jika ada masalah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *